28 Mei 2012

Penyakit Demam Berdarah

KutipanSehatPenyakit Demam Berdarah (DB) semakin banyak terjadi di masyarakat Indonesia. Meski cara-cara pencegahan sudah disosialisasikan melalui berbagai media, tetapi tetap saja penderita DB banyak memenuhi rumah sakit setiap tahun.

DB merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai, karena mudahnya penularan virus melalui media nyamuk. WHO bahkan mencatat terdapat 50-100 juta kasus DB setiap tahun di seluruh belahan dunia.

Penyebab dan Gejala Demam Berdarah


DB bukan sembarang demam biasa. DB merupakan suatu penyakit demam yang tergolong akut, yang diakibatkan oleh masuknya virus dengue ke dalam aliran darah manusia. Virus ini dapat menginfeksi manusia melalui gigitan nyamuk betina jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Dari kedua jenis nyamuk aedes tersebut, nyamuk Aedes aegypti adalah jenis yang paling sering menginfeksi manusia dengan virus dengue melalui kegiatannya mengisap darah manusia. Virus dengue sendiri tidak menjadikan nyamuk jenis ini sebagai inang, melainkan sebagai perantara semata.

Dengan kata lain, nyamuk menularkan virus dengue dari manusia satu ke manusia lainnya. Virus dengue bisa hidup selama 8 hingga 10 hari di dalam tubuh nyamuk, hingga akhirnya menemukan manusia yang sehat untuk dijadikan inang.

Nyamuk aedes betina tidak hanya dapat menyebarkan virus penyebab DB ini melalui gigitan, tetapi juga melalui telur yang dihasilkannya. Oleh karena itu, membasmi telur nyamuk penyebab DB ini juga merupakan hal penting karena setiap telur nyamuk tersebut mengandung virus dengue yang sedang berinkubasi.

Virus dengue penyebab DB adalah jenis virus flavivirus, yang dikenal dapat menyebabkan demam pada manusia. Virus dengue memiliki dapat hidup dengan baik di wilayah tropis serta subtropis, terlebih di wilayah tropis yang lembap dan basah. Itulah mengapa virus dengue banyak menyerang orang yang tinggal Indonesia. Virus dengue sendiri terbagi dalam 4 jenis, yang keempat-empatnya dapat menyebabkan DB.

Tanda-tanda DB baru dapat dikenali setelah penderita terinfeksi dua jenis virus dengue. Hal ini disebabkan sistem imun tubuh manusia yang secara otomatis membangun pertahanan atas virus dengue pertama yang masuk ke dalam aliran darah, mengakibatkan timbulnya gejala yang lebih akut saat virus dengue kedua muncul.

Seorang penderita DB setidaknya telah terinfeksi oleh dua macam virus dengue, tetapi tidak akan terinfeksi oleh jenis virus yang sama sebanyak dua kali karena telah terbentuknya sistem imun tubuh yang maksimal dalam menghadapi virus tersebut.

Ada beberapa gejala dan tanda umum yang dapat dikenali jika seseorang telah terinfeksi virus DB, di antaranya:

  • Panas tinggi hingga 38-40 derajat celcius yang terjadi tiba-tiba. Biasanya terjadi selama 2-7 hari.

  • Kepala sakit, bola mata terasa nyeri saat digerakkan, punggung nyeri, dan terus menerus menggigil.

  • Muncul bintik-bintik merah di tubuh (ini tidak selalu tampak).

  • Hati membesar (hepatomegali).

  • Tekanan darah terus menurun hingga dapat mengakibatkan syok.

  • Turunnya jumlah trombosit (di bawah 100.000/mm3).

  • Meningkatnya hematokrit (di atas 20%).

  • Keluarnya darah segar dari hidung dan gusi.

  • Keluarnya darah segar dan lendir pada kotoran (melena).


Meski terdapat gejala umum DB (terutama panas tinggi serta ruam-ruam pada tubuh), kita tetap harus mewaspadai DB yang gejalanya sulit dilihat. Untuk menghindari kesalahan diagnosis, sebaiknya hubungi dokter karena ia akan mempertimbangkan gejala yang ada dengan riwayat kesehatan dan keadaan lingkungan penderita (apakah ada yang terjangkit DB di lingkungannya atau tidak).

Selain itu, para ahli medis juga akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosa kemungkinan DB secara akurat. Tes-tes tersebut mencakup serangkaian uji laboratorium, yaitu tes serologi untuk mencari tahu ketersediaan antibodi dalam tubuh penderita terhadap virus dengue, serta mencari tahu jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit secara menyeluruh.

Jenis-Jenis Demam Berdarah


Berdasarkan cara terinfeksinya, DB terbagi atas tiga jenis. Ketiga jenis ini dapat diasumsikan sebagai tingkatan gejala DB dari yang ringan (klasik) hingga yang terbilang parah.

1. Demam berdarah klasik


DB klasik memperlihatkan tanda-tanda yang umum tetapi kadang berbeda (tergantung pada usia penderita). Pada anak-anak, gejala yang paling lumrah dan mudah dikenali adalah demam dan ruam di sekujur tubuh. Sementara itu pada penderita remaja serta dewasa gejalanya lebih kompleks, yakni meliputi demam tinggi, nyeri sendi, nyeri di belakang mata, sakit kepala, mual hingga muntah, dan terdapatnya ruam-ruam.

Gejala lanjutan dapat berupa pendarahan melalui gusi, hidung, saluran pencernaan, air seni, hingga menstruasi berlebihan pada pasien wanita. Turunnya jumlah sel darah putih dan trombosit juga merupakan ciri DB klasik yang dapat diketahui setelah observasi laboratorium oleh ahli medis.

2. Demam berdarah dengue


DB dengue atau DBD lebih parah daripada DB klasik. Penderitanya mengalami gejala-gejala yang kurang lebih mirip dengan penderita DB klasik, ditambah gejala khusus seperti demam sangat tinggi, pendarahan hebat, hati membesar, dan kegagalan sirkulasi darah dalam tubuh.

Gejala tersebut dapat menjadi lebih parah dengan rusaknya pembuluh darah dan limfa. Selain itu, memar kebiruan timbul di permukaan kulit akibat pendarahan, dan jumlah sel darah merah meningkat.

Penderita DB dengue akan mengalami fase kritis yang ditandai dengan demam tinggi selama 2 sampai 7 hari lantas tiba-tiba suhu tubuhnya menurun drastis. Penderita mengalami sulit tidur, penurunan tekanan darah, dan berkeringat secara berlebihan. Penderita dapat terbantu melewati fase kritis ini dengan diberi asupan elektrolit yang cukup. Keterlambatan penanganan dapat menyebabkan kematian.

3. Demam berdarah sindrom syok dengue


DB jenis ini adalah DB yang paling akut. Penderita akan menunjukkan gejala DB klasik dan DB dengue ditambah bocornya cairan di luar pembuluh darah, pendarahan berlebihan, serta tekanan darah yang sangat rendah. DB jenis ini banyak menyerang anak-anak yang terinfeksi virus dengue untuk yang kedua kalinya.

Jika tidak ditangani secara tepat dan cepat, DB jenis ini akan menyebabkan kematian. Pasalnya, gejala syok pada DB jenis ini hanya terjadi selama 12-24 jam. Setelah itu, penderita dapat meninggal atau sembuh, tergantung pada kecermatan menangani masa kritis dan syoknya. Untuk membantu penderita melewati masa kritis,asupan elektrolit dan pengembalian cairan tubuh harus dilakukan dengan saksama.

Mencegah Demam Berdarah


Karena belum ada obat yang benar-benar tepat bagi penderita DB, pengobatan yang maksimal tidak bisa dilakukan. Yang bisa kita lakukan dalam mengobati DB adalah meringankan gejalanya dengan selalu memberinya asupan elektrolit (lewat oral atau infus) guna mencegah terjadinya dehidrasi.

Karena itulah, sangat bijaksana bagi kita untuk mencegah terjadinya DB, mengingat tidak adanya pengobatan yang signifikan. Cara mencegah DB yang paling efektif adalah dengan mengontrol jumlah nyamuk.

Caranya, kuras bak mandi atau tempat penampungan air minimal 1 kali dalam seminggu. Jangan biarkan ada air tenang yang tergenang untuk waktu yang lama, seperti air di dalam vas bunga atau genangan air 

hujan di tempat-tempat yang tidak menyerap air di halaman rumah (kaleng atau wadah-wadah lain).


Selain itu, pengendalian keberadaan jentik nyamuk di dalam genangan air juga dapat Anda lakukan dengan memelihara ikan pemakan jentik di kolam ikan Anda dan melarutkan bubuk abate di bak mandi. Perlindungan ekstra terhadap kebersihan dan keberadaan air ini merupakan kunci penghentian alur pertumbuhan nyamuk, mengingat nyamuk senang menetaskan telurnya di dalam air sehingga menjadi jentik-jentik calon nyamuk.

Untuk mengenyahkan nyamuk-nyamuk dewasa penyebap demam berdarah dan penyakit lain, pengasapan atau fogging bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda juga bisa menanam tanaman yang dibenci nyamuk, seperti geranium, lavender, serai wangi, dan sebagainya. Selain itu, janganlah lupa untuk melindungi diri Anda dari gigitan nyamuk dengan cara mengoleskan krim anti-nyamuk dan memakai pakaian tertutup untuk meminimalisasi kemungkinan digigit nyamuk.

0 komentar:

Posting Komentar